Lakukan Intervensi Pencegahan Stunting di Posyandu

Ketua DWP Kabupaten Gumas, Susie Andrianie Richard bersama ibu balita di Posyandu Mawar, Desa Petak Bahandang, Jumat (28/6/2024).

, Persatuan () Kabupaten Gumas melakukan kunjungan posyandu dan pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak balita, di Posyandu Mawar, Desa Petak Bahandang, .

“Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dalam rangka menyukseskan program pemerintah, yaitu intervensi serentak pencegahan stunting di posyandu,” ujar Ketua DWP Kabupaten Gumas, Susie Andrianie Richard, Jumat (28/6/2024).

Dari data Survei Indonesia, prevalensi stunting Kabupaten Gumas tahun 2023 turun menjadi 12,9 persen. Angka itu jauh lebih rendah dari prevalensi stunting Indonesia 21,5 persen dan Provinsi 23,5 persen.

“Kalau dari prevalensi stunting Kabupaten Gumas yang rendah dibandingkan angka nasional dan provinsi, itu menandakan kerja keras selama ini tidak sia-sia,” terangnya.

Capaian itu merupakan hasil kerja keras dari semua pihak di lapangan, yang menjadi ujung tombak dalam menemukan anak balita bermasalah gizi, antara lain anak balita tidak naik berat badan, gizi kurang, gizi buruk, pendek dan sangat pendek.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama sebagai garda terdepan dalam menurunkan angka stunting,” tuturnya.

Dia berharap kepada orang tua, , ibu anak balita berperan penting dalam upaya percepatan penurunan stunting, dengan cara sederhana yaitu rajin membawa anak balita berkunjung ke posyandu setiap bulannya.

“Upaya ini bukan semata tentang penurunan angka prevalensi stunting, tetapi juga untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia,” pungkasnya. (ahs)