Balanganews.com – Kacang mete menjadi salah satu jenis kacang yang cukup dikenal oleh masyarakat. Bentuknya yang unik dan rasanya yang gurih membuat kacang ini menjadi camilan sehat kesukaan.
Kandungan Nutrisi Kacang Mete
Kacang mete berasal dari pohon jambu mete. Bagian yang bisa kamu konsumsi adalah bijinya, sehingga kacang ini wajib diolah sebelum dikonsumsi. Kacang mete mentah memiliki kandungan zat urushiol yang bisa memicu efek buruk pada kulit (iritasi) pada sebagian orang.
Dengan mengolah dan memasak kacang ini secara tepat, kondisi ini bisa menghilangkan urushiol, sehingga kacang ini bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Ada berbagai cara pengolahan yang bisa dilakukan seperti memanggang atau menggoreng.
Kacang mete yang telah melalui pengolahan memiliki beragam kandungan nutrisi. Berikut kandungan nutrisi dalam 28 gram kacang mete, yaitu:
- Kalori: 157.
- Protein: 5 gram.
- Lemak: 12 gram.
- Karbohidrat: 9 gram.
- Serat: 1 gram.
- Tembaga: 67 persen kebutuhan harian.
- Magnesium: 20 persen kebutuhan harian.
- Mangan: 20 persen kebutuhan harian.
- Zink: 15 persen kebutuhan harian.
- Fosfor: 13 persen kebutuhan harian.
- Zat besi: 11 persen kebutuhan harian.
- Selenium: 10 persen kebutuhan harian.
- Tiamin: 10 persen kebutuhan harian.
- Vitamin K: 8 persen kebutuhan harian.
- Vitamin B6: 7 persen kebutuhan harian.
Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan Tubuh
Begitu banyaknya kandungan nutrisi dalam kacang mete membuat kacang ini memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Berikut manfaat kacang mete yang sayang jika dilewatkan:
1. Membantu menurunkan berat badan
Kacang mete memiliki kandungan kalori, tetapi tidak sebanyak jumlah jenis kacang lain. Selain itu, kandungan serat dan protein yang tinggi pada kacang ini membuat kamu merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu kamu mengontrol porsi makan.
2. Menjaga kesehatan kantung empedu
Sebuah penelitian dalam The American Journal of Clinical Nutrition, mengatakan bahwa mengonsumsi kacang mete mampu menurunkan risiko pengangkatan kantung empedu.
Penelitiannya dilakukan pada wanita yang mengonsumsi lebih dari lima ons kacang dalam seminggu, memiliki risiko kolesistektomi lebih rendah. Kolesistektomi adalah salah satu tindakan bedah untuk mengangkat kantung empedu.
3. Mengoptimalkan kesehatan jantung
Mengonsumsi kacang mete sebagai camilan sehat menjadi salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan jantung.
Hal ini disebabkan beberapa kandungan dalam kacang mete mampu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan trigliserida yang bisa memicu penyakit yang menyebabkan gangguan pada kesehatan jantung.
4. Mengontrol kolesterol
Kacang mete mampu menurunkan kadar kolesterol jahat atau low density lipoprotein (LDL) pada orang dewasa. Penelitian ini terdapat dalam The Journal of Nutrition yang berjudul Cashew Nut Consumption Increases HDL Cholesterol and Reduces Systolic Blood Pressure in Asian Indians with Type 2 Diabetes: A 12-Week Randomized Controlled Trial.
Menurut penelitian tersebut, orang dewasa yang memiliki kadar kolesterol tinggi dapat mengalami peningkatan kolesterol baik setelah mengonsumsi 28-64 gram kacang ini per harinya. Angka penurunan bisa terjadi sebesar 24 persen dibandingkan kelompok yang tidak mengonsumsi kacang mete.
5. Mengontrol kadar gula darah
Kacang mete baik untuk dikonsumsi oleh pengidap diabetes tipe 2. Kacang ini merupakan sumber serat yang baik. Kandungan serat mampu mencegah lonjakan kadar gula.
Tidak ada salahnya coba untuk menjadikan kacang ini sebagai camilan sehat agar kadar gula darah tetap stabil dan terkontrol dengan baik.
6. Mencegah kekurangan nutrisi tembaga
Kacang mete mengandung tembaga yang cukup tinggi di dalamnya. Kacang ini baik untuk menjadi sumber nutrisi dalam pemenuhan kebutuhan tembaga dalam tubuh.
Tubuh memang tidak memerlukan nutrisi ini terlalu banyak. Namun, kekurangan tembaga bisa memicu berbagai keluhan kesehatan. Mulai dari anemia, suhu tubuh yang rendah, masalah tiroid, hingga osteoporosis.
7. Meningkatkan kesehatan tulang
Kacang mete memiliki kandungan tembaga. Kekurangan mineral tembaga dalam tubuh terkait dengan gangguan kesehatan pada tulang, seperti osteoporosis dan menurunkan kepadatan mineral dalam tulang.
8. Mencegah penyakit stroke
Kandungan magnesium dalam kacang ini membantu menurunkan risiko penyakit stroke. Namun, selain mengonsumsi kacang ini, kamu juga perlu menjalankan gaya hidup sehat untuk menurunkan risiko penyakit ini.
9. Menjaga kesehatan mata
Kacang mete juga mengandung antioksidan yang cukup tinggi di dalamnya. Kandungan antioksidan zeaxanthin dapat melindungi kesehatan mata dari kerusakan eksternal. Selain itu, memenuhi kebutuhan antioksidan ini bisa mengoptimalkan penglihatan.
10. Mengoptimalkan kesehatan otak
Kacang jenis ini bisa membantu meningkatkan kesehatan otak. Hal ini karena adanya kandungan zat kimia saraf yang terkait dengan fungsi otak.
Meskipun begitu, penelitian masih perlu dilakukan lebih lanjut untuk memastikan fungsinya pada kesehatan otak.
11. Cocok untuk diet
Jika kamu sedang menjalankan program diet, cobalah untuk memasukkan kacang ini pada menu diet kamu. Kacang ini memiliki kandungan kalori yang rendah daripada dengan jenis kacang yang lainnya. (halodoc)