Imanuddin : Setiap Rupiah Harus Berdampak pada Warga

18

BALANGANEWS, Murung Raya – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Fraksi PKS, Imanuddin, menegaskan pentingnya kecermatan pemerintah desa dalam mengelola anggaran di tengah penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Pesan tersebut ia sampaikan secara langsung saat melakukan reses masa sidang III di Desa Muara Jaan, Kecamatan Murung, Sabtu (18/10).

“Kondisi fiskal yang terbatas menuntut kepala desa dan perangkatnya untuk lebih cermat menentukan arah pembangunan. Efisiensi bukan hanya soal penghematan, tapi memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak pada kesejahteraan warga,” ujar Imanuddin di hadapan peserta reses.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Muara Jaan itu dihadiri Kepala Desa Nanang, Ketua BPD, Mantir Adat, perangkat desa, serta masyarakat yang datang untuk menyampaikan aspirasi. Suasana dialog berjalan terbuka, dengan beragam usulan muncul dari warga, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga kebutuhan pemberdayaan ekonomi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Imanuddin menekankan bahwa desa perlu mengutamakan program yang paling mendesak dan berpengaruh langsung terhadap kehidupan masyarakat. Ia menyoroti kebutuhan dasar seperti air bersih, akses jalan, ketahanan pangan, dan pengembangan ekonomi produktif sebagai prioritas yang tidak boleh diabaikan.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa pembangunan tidak selalu identik dengan proyek fisik. Penguatan kapasitas sumber daya manusia, pelatihan usaha, serta digitalisasi administrasi desa menurutnya harus menjadi bagian dari strategi pembangunan jangka panjang.

“Kini saatnya desa tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat, tapi mulai mengembangkan PADes melalui pengelolaan aset, BUMDes, dan kemitraan dengan sektor swasta. Dengan begitu, desa tetap bisa tumbuh meskipun dana pusat berkurang,” tegasnya.

Melalui reses tersebut, Imanuddin berharap setiap masukan masyarakat dapat menjadi dasar perencanaan desa yang lebih matang dan adaptif, sehingga pembangunan dapat berjalan efektif meskipun dalam keterbatasan fiskal. (asp)