Kenali Macam-macam Tipe Lemah Jantung, Penyebab dan Gejalanya

KITA tentu sudah sering mendengar istilah atau orang menyebut lemah jantung. Ternyata, lemah jantung juga ada bermacam-macam. Setiap macam tipe lemah jantung memiliki penyebab dan gejala berbeda. Berikut ulasannya.

Dokter Irene Cindy Sunur di laman Alodokter menjelaskan, lemah jantung adalah suatu gangguan pada otot jantung yang menyebabkan jantung tidak dapat memompa darah secara optimal atau sulit menjaga irama normalnya.

Pada lemah jantung atau kardiomiopati, terdapat gangguan yang menyebabkan otot jantung menjadi lebih tipis, lebih tebal, atau lebih kaku. Kondisi ini membuat daya pompa jantung melemah dan menimbulkan sejumlah gejala, seperti napas pendek, kaki bengkak akibat penumpukan cairan, irama jantung tidak teratur, pusing, atau pingsan.

Macam-Macam Lemah Jantung

Beda jenis lemah jantung, beda juga gejala yang muncul. Agar Anda dapat mewaspadainya, simak penjelasan berikut mengenai macam-macam lemah jantung beserta penyebab dan gejalanya.

1. Lemah jantung tipe dilatasi

Ini merupakan jenis lemah jantung yang paling sering terjadi. Lemah jantung tipe dilatasi biasanya menyerang orang-orang berusia 20–60 tahun, dan penderitanya memiliki risiko tinggi untuk mengalami gagal jantung.

Gangguan otot jantung jenis ini sering kali berawal di ventrikel kiri jantung, yaitu ruangan jantung yang berperan untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Pada lemah jantung tipe dilatasi, otot ventrikel kiri lambat laun menjadi lebih tipis dan kendur, sehingga ruangan ventrikel melebar dan sulit memompa darah. Selain itu, ventrikel kanan dan atrium jantung juga dapat ikut terganggu.

Lemah jantung tipe dilatasi biasanya disebabkan oleh : penyakit jantung koroner dan serangan jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi), penyakit tiroid dan diabetes, infeksi virus tertentu yang menyebabkan peradangan otot jantung, konsumsi alkohol secara berlebihan, komplikasi kehamilan, dan racun seperti cobalt atau obat-obatan tertentu.