BBPOM Palangka Raya Sebar KIE Obat dan Makanan di Karnaval Budaya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalimantan Tengah (), Pemerintah Provinsi (Pemprov) menggelar kegiatan bertajuk (FBIM) Tahun 2024.

Event yang bertujuan sebagai bentuk promosi seni budaya dan penunjang kepariwisataan di Kalimantan Tengah ini juga telah dimasukan dalam Karisma Event (KEN).

Kegiatan FBIM Tahun 2024 juga mendukung Program Wonderful Indonesia, yang digagas Kementerian Pariwisata dan Kreatif RI.

Event terakbar di Kalimantan Tengah yang menyedot atensi seluruh warga Kalteng ini dimanfaatkan oleh di Palangka Raya untuk berpartisipasi sekaligus menyebarkan Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) terkait Obat dan Makanan kepada masyarakat.

BBPOM di Palangka Raya hadir dan ikut berpartisipasi memeriahkan salah satu kegiatan FBIM Tahun 2024 yaitu karnaval atau pawai budaya yang dilaksanakan pada Minggu (19/5/2024), di Bundaran Besar Kota Palangka Raya.

Pada pawai budaya ini, BBPOM di Palangka Raya menampilkan kontingen berisikan para pegawai menggunakan pakaian adat Kalteng dan mempersembahkan tari kreasi di depan para pengunjung pawai budaya.

“Kesempatan berjumpa dengan masyarakat yang menikmati pawai budaya ini dimanfaatkan oleh BBPOM di Palangka Raya untuk memberikan informasi dan edukasi tentang pentingnya memanfaatkan BPOM Mobile,” ucap Plt Kepala BBPOM di Palangka Raya, Yani Ardiyanti.

Ia menuturkan, aplikasi BPOM Mobile diciptakan untuk mempermudah masyarakat salah satunya dalam mengecek nomor izin edar produk Obat dan Makanan sehingga masyarakat dapat terhindar dari produk yang beresiko terhadap .

“Melalui POMPI sang maskot kesayangan sobat BPOM, dilakukan interaksi kepada masyarakat dalam bentuk KIE melalui penyebaran produk informasi berupa brosur berisikan informasi mengenai Obat dan Makanan,” ujar Yani.

BBPOM di Palangka Raya berharap dengan berpartisipasi dalam Pawai Budaya FBIM tahun 2024 ini dapat menjadi ajang branding untuk lebih memperkenalkan BBPOM di Palangka Raya kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah.

“BBPOM di Palangka Raya berkomitmen untuk selalu hadir dan melindungi masyarakat Kalimantan Tengah dari Obat dan Makanan yang beresiko terhadap Kesehatan,” pungkasnya. (asp)