Puisi: Bisik Daun di Ranting Sepi

Karya: Rahmi Nurfitriana

Di ujung ranting, mulailah sang daun bercerita
Perihal angin yang akan membawanya
Juga perihal hujan yang dulu menenangkannya
Kini mengabarkan perpisahan mereka

Ranting menggigil dalam senyap
Mendengar bisikan terakhir sahabat
“Maaf, aku harus menemani tanah,
Bukan karena ingin, tapi sudah waktunya.”

Ranting merunduk, menyimpan duka
Sadar, perpisahan adalah takdir alam
Namun di sisa hidupnya yang renta
Ia merindukan sentuhan daun yang hilang
Palangka Raya, 2024